Kampung Indonesia Sebagai Identitas

Facebook
RSS

Mahasiswa Mencari Bentuk

-
Arung Shad S


 Ketika reformasi terjadi nama mahasiswa kembali naik daun. Media, baik cetak maupun elektrotik, lokal maupun nasional, membicarakan peran mahasiswa dalam reformasi. Aksi yang dilakukan oleh mahasiswa dianggap mempunyai peran yang besar bagi turunnya Presiden kedua RI H. Muhammad Soeharto yang telah berkuasa selama kurang lebih 32 tahun. Orde Baru yang sudah menguasai negeri selama tiga dasawarsa dan hampir memiliki segalanya ternyata bisa ditumbangkan.

Kontribusi tersebut bukanlah yang pertama yang diberikan oleh mahasiswa Indonesia. Jatuhnya Orde lama yang kemudian digantikan oleh Orde Baru juga tidak lepas dari peran mahasiswa. Gerakan mahasiswa yang berhasil menjatuhkan Orde Lama kemudian dikenal dengan “Angkatan ‘66”. Angkatan tersebut melahirkan banyak tokoh yang masih mempunyai pengaruh yang kuat sampai sekarang.

Gerakan kemerdekaan, yang akhirnya berhasil membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan Belanda yang sudah berlangsung dari dari tiga abad, tidak lepas dari peran penting mahasiswa. Bung Tomo, Bung Karno, Bung Hatta dan banyak lagi yang lainnya adalah para mahasiswa yang menjadi pemimpin perjuangan kemerdekaan. Dan yang perlu dicatat, banyak di antara para mahasiswa pemimpin perjuangan adalah mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi yang dirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda. Karena adanya kesadaran akan kondisi bangsa, mereka justru melawan pemerintah yang mendirikan perguruan tinggi mereka.

Peran mahasiswa dalam perjuangan kemerdekaan dan pengusiran penjajah, penumbangan Orde Lama, dan penumbangan Orde Baru menempatkan mahasiswa pada kelompok yang diperhitungkan. Perubahan-perubahan besar yang terjadi Negara ini hamper selalu melibatkan mahasiswa. Maka tidak mengherankan kalau kemudian mahasiswa mendapatkan sebutan yang mentereng, agent of change.

Tapi selain peran kebangsaan yang diwujudkan dalam aksi nyata melawan pihak-pihak yang dianggap menindas rakyat, mahasiswa mempunyai tugas untuk memperdalam ilmu sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing. Mahasiswa Tekni Sipil misalnya, ia harus menguasai betul bagaimana membuat bangunan yang baik dan kokoh sehingga bangunan tersebut tidak roboh ketika baru berusia beberapa bulan saja. Mahasiswa Jurusan Planalogi harus tahu bagaimana mendesain sebuah kota dengan baik sehingga tata ruang kota di kota-kota yang ada di negeri ini tidak amburadul. Kebutuhan akan penguasaan ilmu pengetahuan di wilayah disiplin akademik merupakan salah satu kebutuhan dasar mahasiswa. Karena merupakan kebutuhan dasar, maka hal tersebut tidak dapat ditunda pemenuhannya.

Salah satu bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar akademik adalah kebutuhan referensi dengan buku bacaan. Sebagian dari kebutuhan akan buku referensi sudah dipenuhi oleh kampus. Mahasiswa bisa menjaci referensi di perpustakaan yang dipunyai oleh kampus. Tapi kampus tidak bisa memenuhi semua kebutuhan referensi yang dibutuhkan oleh mahasiswa. Untuk itu mahasiswa harus memenuhi sendiri kebetuhannya. Pertanyaannya, berapa besar alokasi anggaran yang disiapkan oleh mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan akan referensi?